Hubungan Kualitas Lahan dan Karakteristik Lahan (bagian II)


3. Tanah

(Konsultan Survey dan Pemetaan Lahan) – Faktor tanah dalam evaluasi kesesuaian lahan ditentukan oleh beberapa sifat atau karakteristik tanah di antaranya drainase tanah, tekstur, kedalaman tanah dan retensi hara (pH, KTK), serta beberapa sifat lainnya diantaranya alkalinitas, bahaya erosi, dan banjir/genangan.

Drainase

Drainase tanah menunjukkan kecepatan meresapnya air dari tanah atau keadaan tanah yang menunjukkan lamanya dan seringnya jenuh air. Kelas drainase tanah disajikan pada Tabel karakteristik kelas drainase tanah untuk evaluasi lahan. Kelas drainase tanah yang sesuai untuk sebagian besar tanaman, terutama tanaman tahunan atau perkebunan berada pada kelas 1 dan 2. Drainase tanah kelas kelas 3, 4 dan 5 kurang sesuai untuk tanaman tahunan karena sering jenuh air dan kekurangan oksigen.

Tekstur

Tekstur merupakan komposisi partikel tanah halus (diameter 2 mm) yaitu pasir, debu dan liat. Tekstur dapat ditentukan di lapangan dengan cara manual, atau berdasarkan data hasil analisis di laboratorium dan menggunakan segitiga tekstur.

Bahan Kasar

Bahan kasar adalah prosentasi kerikil, kerakal atau batuan pada setiap lapisan tanah, yang dapat diklasifikasikan seperti pada tabel berikut ini.

Kedalaman Tanah

Klasifikasi kedalam tanah dapat dilihat pada tabel berikut ini

Ketebalan Gambut

Klasifikasi ketebalan gambut dapat dilihat pada tabel berikut ini

Alkalinitas

Menggunakan nilai prosentase natrium dapat ditukar (exchangeable sodium percentage atau ESP) yaitu dengan perhitungan

Nilai ESP 15% sebanding dengan nilai sodium adsorption ratio atau SAR 13

Erosi

Tingkat bahaya erosi dapat diprediksi berdasarkan kondisi lapangan, yaitu dengan cara memperhatikan adanya erosi lembar permukaan (sheet erosion), erosi alur (rill erosion), dan erosi parit (gully erosion). Pendekatan lain untuk memprediksi tingkat bahaya erosi yang relatif lebih mudah dilakukan adalah dengan memperhatikan permukaan tanah yang hilang (rata-rata) pertahun, dibandingkan tanah yang tidak tererosi yang dicirikan oleh masih adanya horizon A. Horizon A biasanya dicirikan oleh warna gelap karena relatif mengandung bahan organik yang lebih tinggi. Tingkat bahaya erosi tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.

Banjir atau Genangan

Banjir ditetapkan sebagai kombinasi pengaruh dari: kedalaman banjir (X) dan lamanya banjir (Y). Kedua data tersebut dapat diperoleh melalui wawancara dengan penduduk setempat di lapangan. Bahaya banjir dengan simbol Fx,y (x: kedalaman air, y: lama genangan). Tabel berikut ini menunjukkan klasifikasi bahaya banjir atau genangan.

Kemasaman Tanah

Kemasaman tanah dinyatakan dalam bentuk pH yang diukur pada kedalaman 0 – 20 cm dan 20 – 50 cm. Tabel berikut ini menunjukkan klasifikasi kemasaman (pH) tanah.

Hubungan Kualitas Lahan dan Karakteristik Lahan (bagian I)

2 thoughts on “Hubungan Kualitas Lahan dan Karakteristik Lahan (bagian II)

    • bg,, ada sebuah data hasil survei tanah ga???
      pada suatu daerah,, soalnya saya ada tugas dari kampus…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s